Eco-Pesantren: Konstruksi Sosial Santri, Tradisi, dan Kesadaran Lingkungan

Authors

Khairul Umam
UIN KHAS Jember
Abdul Karim
Dr. Riayatul Husnan, M.Pd

Keywords:

Eco-Pesantren, Santri, Tradisi Pesantren

Synopsis

Buku ini berjudul “Konstruksi Sosial Hidup Bersih di Pondok Pesantren: Analisis Nilai, Norma, dan Praktik Santri”, dan bertujuan menguraikan bagaimana realitas hidup bersih dibentuk dalam konteks sosialkeagamaan pesantren. Melalui pendekatan konstruksionisme sosial Berger & Luckmann, perilaku hidup bersih dipahami bukan sebagai sesuatu yang alamiah, melainkan hasil proses sosial yang melalui tahapan eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi menghasilkan struktur makna, kebiasaan, dan disposisi tertentu bagi para santri.

Proses eksternalisasi tampak dalam praktik pendidikan, pembiasaan, dan penanaman nilai oleh kiai, ustadz, dan senior santri; sementara objektivasi tercermin dalam tata tertib, aturan, maupun simbol-simbol kolektif yang diterima sebagai “realitas bersama”. Tahap internalisasi mengukuhkan nilai-nilai tersebut ke dalam kesadaran santri sehingga menjadi habitus kebersihan yang relatif stabil. Kerangka ini memungkinkan pembacaan yang lebih kritis, bahwa perilaku hidup bersih di pesantren
senantiasa dinegosiasikan antara nilai agama, norma sosial, struktur kultural, keterbatasan sarana, serta wacana kesehatan modern. Dengan demikian, hidup bersih tidak hanya berdimensi higienis, tetapi juga moral, simbolik, dan kultural.

References

-

Downloads

Published

30 April 2026

Categories